Rematik

Salah satu indikasi rematik adalah nyeri tulang. Kadar asam urat yang tinggi juga apat menyebabkan rasa nyeri di persendian. Untuk mengetahui lebih jelas enyakitnya bisa periksa ke dokter spesialis internis, kalau ada yang khusus ematik. Belum tentu orang yang rematik itu asam uratnya tinggi lho. Memang akitnya tiba-tiba aja muncul. Yang diserang itu persendian. Rasanya pegel banget ayak orang yang sudah lama tidak olah raga trus olah raga berat. Kalau sudah akit lutut tidak bisa di tekuk. Kadang2 juga disertai pembengkakan. Biasanya yang engkak itu disekitar mata kaki atau di tapak kaki bagian atas. Bengkaknya seperti eri-beri yang kalau ditekan terlihat lekukan bekas ditekan. Menurutku sebaiknya eriksa darah dulu, karena rematik dan asam urat gejala sakitnya hampir sama. [Tz]

Aku saranin periksa ke dokter. Dulu aku pernah periksa ke spesialis rematik, Dokter arry di RS. MMC. Waktu itu yg sakit di sendi lengan atas, sampai tidak bisa gerak. ama dokternya disuntik, langsung sembuh. Terus disuruh periksa darah, kalo tidak alah inget diperiksa genetik rantai HLA-B-12, ternyata hasilnya positif. Kata okternya sih artinya secara genetik (keturunan) aku memang punya penyakit rematik, tinggal nyari penyakitnya keluar kalau kenapa (seperti alergi gitu), bisa arena capek, bisa karena dingin, bisa karena asam urat ketinggian, habis ngangkat berat, makanan (kangkung, kol, timun..dll sayuran yg bawaannya dingin), dsb. Selain itu aku pernah disuruh periksa ke dokter saraf juga, sama dokternya dikasih bat racikan, untuk dimakan kalo ada yg sakit / pegal-pegal. Sama disuruh makan calcium sandoz (calsium dosis tinggi, 1000 mg).

CARA MENGOBATINYA DAN MENGOBATINYA
obat-obatan yang sekarang ada di pasaran belum ada yang bisa menyembuhkan penyakit rematik. Obat-obat itu hanya untuk mengurangi rasa nyeri dan mencegah kerusakan sendi lebih lanjut. “Pengobatan rematik biasanya jangka panjang,” ujarnya. Jika rematik yang menyerang pasien sudah sampai tahap deformitas sendi (perubahan bentuk sendi) maka biaya yang dikeluarkan untuk pengobatan termasuk mahal, bahkan ada obat yang harganya mencapai puluhan juta rupiah sekali suntik.

Obat yang biasa diberikan dokter pada pasien penyakit rematik antara lain golongan analgesik (penghilang rasa nyeri), yang bisa menekan prostaglandin, penyebab timbulnya peradangan. Obat ini memiliki efek samping gangguan lambung. Karena itu, hadirnya obat rematik yang lebih spesifik seperti celecoxib, disambut gembira karena memiliki efek samping yang kecil pada lambung dan ginjal. Golongan obat lain adalah kortikosteroid, untuk mengatasi inflamasi (peradangan) dan menekan sistem kekebalan tubuh sehingga reaksi radang pada rematik berkurang. Bentuk obat ini bisa berupa krim yang dioles pada kulit atau suntikan. Sayangnya, obat ini memiliki efek samping seperti pembengkakan, nafsu makan bertambah, berat badan naik, serta emosi yang labil.

Selain dengan obat-obatan, untuk mengurangi rasa nyeri juga bisa dilakukan tanpa obat, misalnya dengan kompres es. “Kompres es bisa menurunkan ambang nyeri dan mengurangi fungsi enzim,” ujar Riadi. Kemudian, banyak jenis sayuran yang bisa dikonsumsi penderita rematik, misalnya jus seledri, kubis atau wortel yang bisa mengurangi gejala rematik. Beberapa jenis herbal juga bisa membantu melawan nyeri rematik, misalnya jahe dan kunyit, biji seledri, daun lidah buaya, rosemary, aroma terapi, atau minyak juniper yang bisa menghilangkan bengkak pada sendi.

Selain mengobati, kita juga bisa mencegah datangnya penyakit ini, seperti tidak melakukan olahraga secara berlebihan, menjaga berat badan tetap stabil, serta menjaga agar asupan makanan selalu seimbang sesuai dengan kebutuhan tubuh, terutama banyak memakan ikan dari laut dalam. Jika Anda merasa tidak cukup mengkonsumsi ikan laut, mengkonsumsi suplemen bisa menjadi pilihan, terutama yang mengandung omega 3. Dalam omega 3 terdapat zat yang sangat efektif untuk memelihara persendian agar tetap lentur.

Jangan anggap enteng gejala-gejala rematik yang timbul. Begitu rasa nyeri mulai muncul, segeralah periksakan diri ke dokter untuk mendeteksi mana yang sekedar pegal linu biasa atau yang merupakan gejala rematik.

Sumber: kcm , http://taufiq80.multiply.com/journal/item/5

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.